Sejarah dan Perbedaan Olahraga Rugby dan Sepakbola

Sejarah

Di tahun – tahun saat 1750 dan juga 1859 merupakan permainan yang mirip dengan sepak bola dimana biasa dimainkan dan juga di sekolah Rugby Internasional diperbolehkan juga memegang bola yang biasanya di sepakbola tidak diperbolehkan untuk memegang , tetapi di permainan rugby ini tidak boleh diperbolehkan kita untuk berlari menggunakan bola yang juga ada di mereka melalui arah dan juga tujuan. Namun tidak adanya batasan dan juga jumlah pemain yang juga tiap ada sisi maupun terkadang juga ada beberapa dari pemain dari yang mengambil antara bagian didalam game ini, dan juga semua bergulir dengan besar. Hal-hal ini juga menyebabkan adanya luka maupun cedera dari para pemain-pemainnya. Antara di tahun pada 1859 sampai 1869 dari permainan-permainan ini juga mengalami beberapa perubahan-perubahan, di mana terdapat perubahan ini juga akan diawali beberapa peristiwa juga terjadi dan Rugby di sekolahan Inggris. Merupakan William Webb Ellis yang merupakan seorang di Inggris yang telah membuat pelanggaran dari peraturan di setempat dan dengan dia berlari kearah depan dan juga dengan memegang bola di tangan dalam sebuah pertandingan yang terjadi di tahun 1823. Namun terjadi pelanggaran dan dilakukan oleh Ellis tidak pernah diprotes oleh pemain yang lainnya.

Perbedaan Permainan Sepakbola dan Rugby

Ada diantaranya beberapa dari perbedaan mengenai olahraga rugby dengan sepakbola dari sekian banyak perbedaan perlu anda diketahui untuk menyamakan pemahaman agar lebih baik mengenai olahraga. Pertama-tama, permainan antara rugby sangat membutuhkan dimana bidang yang lumayan jauh lagi lebih luas dengan dibandingkan sepakbola. Dan ada beberapa dari perbedaan didalam jumlah-jumlah yang merupakan segi dari pemain dikedua olahraga tersebut. Misalnya, di antara rugby kalian harus bisa memiliki 13 pemain dalam menjalankan satu permainan. Namun didalam permainan sepakbola, Anda jugg hanya perlu 11 pemain saja.
Di dalam sepak bola kita peraturannya kita tidak boleh menyentuh bola dengan menggunakan tangan akan tetapi jika di dalam permainan rugby maka kita menggunakan tangan untuk membawa bola sampai ke gawang lawan. Jika di sepakbola kita menggunakan tendangan untuk mencetak goal. Maka di dalam permainan rugby kita harus berlari membawa bola untuk sampai ke gawang lawan dan mencetak touch down.

Semua Pemain Barcelona Rela Potong Gaji Asalkan Neymar Dapat Kembali Ke Camp Nou

Pemain Barcelona, yaitu Gerard Pique, mengatakan jika semua pemain Barcelona akan siap menerima potongan gaji agar club dapat mendatangkan Neymar. Disaat itu, Neymar menjadi salah satu pemain yang paling pantas buat meneruskan takhta Lionel Messi di Barcelona nantinya.

Keinginan Barcelona buat mendatangkan Neymar lagi dari PSG (Paris Saint Germain) ternyata tak main-main. Semua pemain Barcelona akan bersedia buat membantu pihak menajemen buat mengakali atau FFA (Financial Fair Play) buat mendatangkan pemain yang berasal dari brasil itu.

Hal ini di katakan oleh bek Barcelona, yaitu Grers Pique, di sebuah wawancara pada stasiun radio di Spanyol. Di dalam perkataan ini, kekasih penyanyi yang ternama yaitu Shakira mengungkapkan kalau semua pemain rela buat potong gaji demi mendatangkan Neymar.

“Kami tak menhamburkan uang, kata Gerard Pique”.

“Yang kami sampaikan ke presiden merupakan apakah kontrak kami dapat di ubah dikarenakan kami tidak tahu ada gangguan dengan aturan  dari  FFP (Financial Fair Play) kata Gerard Pique.

Jika potong gaji yang dimaksud oleh Gerard Pique maka berarti mereka akan kehilangan pemasukan. Dikarenakan langkah ini, dilakukan hanya buat memperbaiki neraca keuangan club sesudah bursan transfer. Dan setelah proses ini selesai, Manajemen tetap saja membayarkan semua sisa gaji semau pemain.

“Dan kami katakan kepada presiden, dibanding menerima sesuatu di tahun pertama, dan kami dapat mendapatkannya di tahun yang ke dua ataupun yang ketiga,” Di katakan oleh salah satu dari antara pemain senior dari Barcelona ini.

Neymar juga baru saja memasuki musim yang ke dua di Paris Saint Germain. Sebelumnya Neymar dibeli oleh Les Parisien usai buat mengaktifkan klausul yaitu pelepasan di tahun 2017. Buat membawa Neymar ke Paris, Paris Saint Germain harus mengeluarkan dana sampai mencapai 223 juta euro.

Tetapi Neymar ternyata tak kerasan. Belakangan ini Neymar mulai berulah hingga puncaknya di bursan transfer di musim lalu Neymar terang-terang mengatakan jika iya ingin pindah dari Paris Saint Germain.

Barcelona berusaha untuk memanfaatkan kesempatan ini buat memulangkan Neymar dari Paris Saint Germain. Tetapi sampai bursan transfer di tutup, Barcelona tak kunjung berhasil mendapatkan tanda tangannya.

“Akhirnya kami ingin sama-sama melakukannya dengan club lalu kami dapat membantu club, di dalam hal menghindari gangguan FPA, kami tak punya gangguan buat melakukannya. Dibandingkan mengurangi gaji kami, ini lebih kepada untuk mencari solusi buat mendapatkan Neymar kembali mereka dapat melakukannya,” kata Gerard Pique.

“Disaat ini, club mengaku sangat tertarik dengan ide ini, tetapi gangguan lain akhirnya datang.”

Di kesempatan yang sama, Gerard Pique juga di tanyak tentang memulangkan Neymar kembali ke Camp Nou. Menurutnya, hal seperti ini bukan mustahil dapat terjadi pada waktu yang akan mendatang.

“Didalam sepak bola semuanya mungkin saja terjadi dan juga setiap tahun semuanya menjadi semakin jelas. Kami mengatakan kepada Neymar ‘Kamu akan masuk penjara emas’. Tetapi di dalam sepak bola semuanya juga bisa terjadi dan juga Anda menemukan pintu yang terbuka.